Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia - Banned Masal
News Update
Loading...

Saturday, May 18, 2019

Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia

Hal yang paling penting dalam menciptakan game ialah Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia

“Hal yang paling penting dalam menciptakan game adalah, kami membangun prototype game itu di langkah yang paling awal, sebelum menulis aturan-aturan game itu. Kami sudah bermain game itu dengan aturan-aturan yang direncanakan di kepala kami sehingga game itu terasa matang, bahkan sebelum dibuat. Proses ini berhasil dijalankan dengan baik di Ensemble Studios. Kami membangun prototype game tersebut semenjak awal dan secara sedikit demi sedikit mulai membentuk game tersebut. Sayangnya, proses semacam ini memang sangat sulit dijadwalkan atau diatur anggarannya, sehingga hanya sedikit tim yang sanggup melakukannya.” Demikian ungkap Bruce Shelley ketika ditanya bagaimana kiatnya membangun game yang terasa ‘sempurna’ dan sukses. Shelley dan Ensemble Studios, sampai kini dikenang sebagai legenda hidup berkat banyak game sukses yang dihasilkannya. Gamer yang sudah mulai bermain game di awal tahun 2000 mungkin akan mengenang Age of Empires series sebagai masterpiece karya Bruce Shelly.

Pembuat Board Game

Hal yang paling penting dalam menciptakan game ialah Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia

Secara umum ciri khas karya-karya Shelley ialah area permainan yang luas dan strategi. Kita seakan menata elemen-elemen yang ada dalam game tersebut untuk meraih kemenangan. Format semacam ini mendapat efek besar dari pekerjaan Shelley sebelumnya, yaitu pembuat game papan – Istilah yang dipakai untuk menyebut permainan yang sanggup dilakukan di atas meja, baik oleh dua orang atau lebih banyak.

Shelley menceritakan bahwa pada awal karirnya, beliau bergabung dengan teman-teman yang dikenalnya dari eskul game University of Virginia untuk memulai sebuah perusahaan yang berjulukan Iron Crown Enterprise. Perusahaan ini menciptakan banyak game papan yang kreatif. Salah satu karya terbesarnya ialah Middle Earth Role Playing, sebuah game yang merujuk pada salah satu karya Tolkkien, Lord of The Ring. Namun Bruce mengincar karir yang lebih tinggi. Peluang tiba padanya ketika sebuah agensi di New York memperlihatkan kegiatan magang. Agensi ini merupakan penerbit majalah Strategy & Tactics serta beberapa game perang-perangan dengan media papan. Setelah masa magangnya berakhir, Shelley dipekerjakan oleh Avalon Hill, sebuah perusahaan board game yang cukup ternama di Virginia. Di sini beliau betah bekerja sampai enam tahun masa pengabdian. Di tahun keenam, perusahaan ini berusaha untuk merambah bidang game komputer sehingga Shelley mendapat kesempatan untuk ikut membantu menyebarkan game komputer. Keahlian yang didapat dari Avalon Hill ini yang memudahkan Shelley untuk bekerja di MicroProse, sebuah developer game terkemuka yang berlokasi di Maryland. Di sini Shelley mengenal Sid Meier, seorang programmer game terkemuka yang terkenal sebab kejeniusannya.

“Sid ialah orang pertama yang bekerja dengan saya, yang benar-benar memikirkan desain sebuah game dan filosofinya. Dari pengalaman saya sebelumnya, saya secara intuitif sanggup mengetahui apa yang saya perlukan untuk menciptakan game dan ini saya anggap sebagai hal yang hebat, namun Sid lebih dari itu. Dia mengatakan bobot pada sebuah judul, menyebarkan daftar aksioma untuk diikuti, dan banyak lagi. Dari beliau saya berguru bahwa ada ‘tahapan ilmiah’ untuk proses pembuatan dan kami tidak harus ‘menemukan hal baru’ setiap saat. Industri kami pada ketika itu masih menyerupai janin, dan pencetus menyerupai Sid mengatakan landasan pengalaman dan pengetahuan yang luar biasa pada apa yang beliau bangun. Dia memperkuat konsep prototyping dan desain dalam permainan papan”

Pada ketika itu, Meier ialah jaminan sukses. Game buatannya menyerupai Pirates! laris di mana-mana, disusul oleh game yang menjadi legenda di abad 90-an: Civilization. Shelley berguru banyak dari Meier untuk menjadi seorang developer game yang sukses. “Prinsip yang selalu ditekankan Sid terkait pembuatan game adalah: pemain harus bersenang-senang, bukan desainer, programmer, atau komputer. Awali game buatanmu dengan beberapa menit awal yang hebat; gameplay yang hebat ialah rangkaian keputusan menarik yang harus dipecahkan oleh pemain.”

Kesempatan untuk menjadi legenda

Banyak berguru dari mentor hebat menyerupai Sid Meier, Shelley hanya menunggu satu hal: kesempatan. Dan perusahaan yang menyadari potensinya nampaknya cukup jeli mengatakan hal ini. MicroProse kemudian berupaya mematangkan sebuah game taktik dengan memberi kesempatan desainer game muda menyerupai Shelley dan Brian Rynolds. “Menurut saya, Sid punya efek besar dalam hal ini. Perusahaan berani mempekerjakan orang menyerupai saya yang sebelumnya nyaris tidak punya pengalaman dan koneksi. Perusahaan memasukkan orang menyerupai saya dari divisi gaming kertas untuk menciptakan video game yang nyata, kesuksesan saya tidak lepas darinya.”

Shelley bekerja di bawah bimbingan Sid Meier dan mereka berdua menghasilkan sebuah judul yang cukup terkenal pada waktu itu, yaitu Covert Action.

Hal yang paling penting dalam menciptakan game ialah Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia

Setelah itu berturut-turut kerja sama Shelley dan Meier menghasilkan game terkenal di zaman itu, menyerupai Railroad Tycoon dan Civilization.

“Industri ini sangat unik,” ujar Shelley mengomentari keberhasilannya pada waktu itu. “Kita boleh meminjam wangsit dari game yang sudah sukses dan melaksanakan sesuai intuisi kita.”

Pada selesai tahun 1992, Shelley mengundurkan diri dari Microprose untuk kemudian bergabung dengan sebuah startup yang gres berkembang, Ensemble Studios! Di sini Shelley sanggup bersenang-senang dengan menerapkan elemen-elemen dari judul sukses yang pernah dikerjakannya sebelumnya, untuk kemudian diolah menjadi game dengan nuansa berbeda. Shelley merancang sebuah game real time strategy yang selanjutnya akan menjadi legenda: Age of Empires.

Perjuangan untuk menciptakan game ini sangat berat sebab Shelley membuatnya dengan luar biasa serius. Dia menciptakan prototype dini, memainkannya setiap hari, menyempurnakan desain dengan cara bermain (untuk menilik kekurangannya), memperbaiki, menghapus, dan menambahkan. Apalagi pada ketika itu Shelley bekerja di luar kota sehingga komunikasinya dengan Ensemble sebagian besar dilakukan melalui email.

Dalam sebuah wawancara, Shelley mengakui ada prinsip-prinsip yang membantunya tetapkan standar kualitas sebuah game. “Nomor 1 ialah menciptakan sebuah game berkualitas tinggi; bila tidak, maka ini hanya buang-buang waktu saja. Nomor 2, desain harus menyenangkan pemirsa yang ikut bermain. Jika mereka sudah cukup bahagia dengan channel ini, maka tentu saja penjualan game mereka sendiri akan terdongkrak karenanya.

Hal yang paling penting dalam menciptakan game ialah Kisah Silicon Valley #106 – Bruce Shelley, Perancang Game RTS Paling Populer di Dunia

Judul ini benar-benar meraih sukses, namun mengakibatkan perusahaan serakah. Mereka selalu menciptakan alasan biar Shelley mau lembur untuk mengerjakan sekuel game ini. Age of Empires secara keseluruhan terjual lebih dari 11 juta kopi sampai 2019 ini. Shelley juga memproduksi beberapa seri game yang mirip-mirip Empires dengan format berbeda yaitu Age of Kings dan Age of Mythology. Kesuksesan game-game ini mengakibatkan Microsoft tertarik, dan alhasil mengakuisisi Ensemble Studios.

Masa Tua

Setelah Shelley sukses dengan Ensemble Studios, beliau berupaya mencari tantangan baru. Shelley mendirikan sebuah startup yang dikenal dengan nama Bonusxp. Di sekitar waktu itu, Microsoft juga meminta bantuannya untuk ikut menyebarkan Halo Wars, sebuah game Real First Person yang disukai oleh masyarakat AS. Shelley juga sering berbicara di banyak seminar untuk membahas masa depan game, termasuk AR/VR yang mulai tren semenjak dua tahun belakangan ini.

“AR akan menjadi sesuatu yang signifikan. Saya sanggup melihat pada meja ini dan membayangkannya bergerak. Saya sudah mencobanya dan sangat terkesan oleh kemajuan ketika ini. ” Ujar Shelley.

Referensi

Charles, Simon. (2003). Interview: Bruce Shelly – The Mythology of Empires. Gamasutra

Plunkett, Luke. (2009). So, Why Did Ensemble Studios Close Up. Kotaku.

Takahashi, Dean. (2016). How Bruce Shelly brought a board gamer’s view into designing Civilization. VentureBeat.

Age of Empires: Where it all began Interviews. Age of Empires Community


Sumber: https://winpoin.com/
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close