2019 adalah Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya - Banned Masal
News Update
Loading...

Saturday, May 11, 2019

2019 adalah Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya

Mungkin ini masih terlalu dini sebab bulan Mei ini tahun  2019 yaitu Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya

Mungkin ini masih terlalu dini sebab bulan Mei ini tahun 2019 belum berjalan setengahnya. Akan tetapi ada beberapa indikasi yang mengatakan melejitnya popularitas Linux secara umum dan Linux di desktop dari beberapa pengumuman penting para raksasa Silicon Valley terkait Linux. Apa saja argumen yang mengatakan bahwa 2019 yaitu tahunnya Linux?

 

Windows mendapat kernel bawaan untuk Linux

Mungkin ini masih terlalu dini sebab bulan Mei ini tahun  2019 yaitu Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya

Distro Linux tradisional mungkin tidak mempunyai jumlah pengguna yang memukau kalau dibandingkan dengan OS mainstream dunia: Windows. Akan tetapi Linux akan menjadi sangat penting bagi Windows. Sebagaimana yang diberitakan Winpoin beberapa hari lalu, Windows 10 akan segera mendapat kernel Linux bawaan. Bukan hanya berfungsi sebagai salah satu ‘landasan’ untuk Windows, namun kernel ini juga akan mendapat update melalui Windows Update ibarat juga normalnya OS tersebut. Kernel Linux ini akan dipakai untuk mendukung Windows Subsystem for Linux 2 (WSL 2) dan memungkinkan pengguna menjalankan lebih banyak aplikasi Linux di Windows 10. Meskipun terlihat unik, bahu-membahu semenjak usang Microsoft memanfaatkan Linux sebagai salah satu pondasi Azure, produk cloud andalan Microsoft.

 

Semua Chromebook akan menjalankan Aplikasi Linux

Mungkin ini masih terlalu dini sebab bulan Mei ini tahun  2019 yaitu Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya

Chrome OS memang semenjak awal berbasis Linux. Secara spesifik, OS ini mempunyai basis Gentoo Linux. Meskipun demikian, pengguna tidak sanggup serta merta menjalankan aplikasi Linux di laptop produk Google ini. Pengguna harus memanfaatkan solusi pihak ketiga seperti Crouton. Namun pada jadwal Google I/O 2019 kemarin, Google mengumumkan bahwa semua Chromebook mendatang yang akan diproduksi Google akan mempunyai kontribusi untuk mengakses semua aplikasi Linux secara default. Tentu saja hal ini sangat menyenangkan bagi para pengguna Chromebook. Dengan kompatibelnya Chromebook dengan aplikasi Linux, ini juga membuka peluang bahwa Android di masa mendatang mungkin juga akan sanggup mengakses Linux secara default. Hal ini juga diangankan oleh pencipta Linux, Linus Torvald pada Desember 2018 yang lalu. “Kelihatannya Chromebook dan Android berada di jalur menuju desktop. Ini berarti mereka akan mempunyai kompatibilitas terhadap Linux di masa mendatang.” Torvald sendiri berjanji untuk memakai Chromebook bila sudah sepenuhnya support Linux.

 

Alasan Bonus: Linux makin terkenal berkat politisi sok tahu

Mungkin ini masih terlalu dini sebab bulan Mei ini tahun  2019 yaitu Tahunnya Linux Desktop! Ini Alasannya

5 Mei yang lalu, seorang politikus di Indonesia, Fadli Zon, memposting cuitan yang mengkritik keamanan proses hitung manual di KPU. Yang mengakibatkan cuitan ini lucu bagi para penggemar teknologi yaitu sebab politisi partai Gerindra ini mendasarkan argumen ‘cacat’-nya situng KPU yaitu sebab server KPU berbasis Linux yang disebutnya sebagai ‘program gratisan’ yang ‘sederhana’ (yang dengan demikian diasumsikan sebagai sistem yang buruk).

Tentu saja twit ini jadi bulan-bulanan para praktisi IT, terutama penggemar Linux, sebab sudah menjadi diam-diam umum bahwa basis server sebagian besar perusahaan teknologi di dunia yaitu Linux.

Namun ada sisi positifnya, masyarakat yang membaca cuitan ini menjadi ingin tau dengan Linux dan ingin tahu apakah benar sistem ini merupakan sistem yang tidak kondusif (dan tentu saja menemukan fakta yang sebaliknya). Ini mengakibatkan Linux makin terkenal (khususnya di Indonesia) dan tampaknya bakal lebih banyak orang yang akan tertarik menggunakannya untuk acara sehari-hari.


Nah, demikianlah beberapa alasan mengapa 2019 ini yaitu “Tahunnya Linux”. Kamu punya argumen tambahan? Atau ingin menyanggah argumen tersebut? Tuangkan pendapat kau di kolom komentar!


Sumber: https://winpoin.com/
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close