Mie Ayam 2000 Di Sragen Sedang Viral Di Facebook, Bagaimana Rasanya? - Banned Masal
News Update
Loading...

Friday, April 5, 2019

Mie Ayam 2000 Di Sragen Sedang Viral Di Facebook, Bagaimana Rasanya?

Halo Pelanggan Rajasoal.com- Mie Ayam 2000 Di Sragen Sedang Viral Di Facebook, Bagaimana Rasanya?

foto : tribunjateng.com
Mie ayam 2000 di Sragen sedang viral di media sosial, facebook khususnya. Keberadaan warung mie ayam dengan harga 2000 seporsi ini menjadi perbincangan hangat di jagat maya. 

Bagai mana bisa, di jaman kini masih ada mie ayam Rp 2000 seporsi? 

Nominal uang 2000 untuk ukuran jaman now mungkin hanya cukup untuk beli jajanan bawah umur dan tidak mengenyangkan.

Akan tetapi heran tapi kasatmata mie ayam 2000 di Sragen benar-benar nyata.  Seperti diberitakan tribunjateng.com, warung mie ayam harga 2000 tersebut berada di Dukuh Gondang RT 37, Desa Grasak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Sang mpunya warung tersebut yaitu Rika Septi Anadewi (25) dan suaminya, Febriana Trilaksono (25).

Warung mie ayam 2000 di Sragen tersebut sudah ada semenjak Desember tahun lalu. Itu artinya Rika gres dua bulan berjualan mie ayam. Sedangkan sang suami, Rian, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

Kepada tribunjateng (Jumat, 18/01/2019), Rika menuturkan bahwa pada awalnya ia ikut jualan bersama buliknya (tantenya) di bersahabat MTs 1 Gondang. Namun alasannya yaitu tidak ada yang menjaga anaknya maka ia tetapkan untuk berjualan di rumah saja. 

Ia mengaku mendapat resep mie ayamnya itu dari mertuanya. Karena tidak hanya ia dan buliknya yang jualan mie ayam, namun mertua dan kakanya pun sama-sama jualan mie ayam di daerah masing-masing.

"Alhamdulillah nggak rugi. Bulek saya yang berjualan mie ayam malah iri dengan keuntungan yang saya dapat," jelasnya. 

Dengan bermodalkan Rp. 100.000 saja, itupun dukungan dari neneknya, Rika mengaku bisa menjual mie ayam 100 porsi setiap hari.

Dalam sehari ia menghabiskan 10 pak mie kering (masing-masing 8 kg) mereknya Eko yang dibeli di pasar bersahabat rumahnya, dan 2 hingga 3 ekor daging ayam. Ia pun mendapat keuntungan higienis rata-rata Rp. 70.000 perhari.

“Saya menjual Rp. 2.000 semoga bawah umur juga bisa beli. Apalagi anak muda hingga orang tua,” ujarnya kepada tribunjateng.com

Namun ternyata dibalik itu, ada dongeng duka bagi sang mpunya warung mie ayam 2000 di Sragen ini. 

Suatu hari ketika belum berjualan, anaknya meminta uang jajan Rp 2.000. Gara-gara tidak punya uang, Rika tak bisa memenuhi undangan anaknya.

"Sedih, nelangsa. Ketika anak minta uang jajan Rp 2.000 saja, saya nggak bisa ngasih," ujar Rika meneteskan air mata

Dia mengaku mendapat banyak cibiran dari netizen alasannya yaitu harga mie ayam Rp 2.000.

"Mie ayam apa itu cuma Rp 2.000, mencurigakan. Pasti ayamnya ayam mati," jelas Rika sambil membacakan komentar di Facebook.

Ketika dibilang jikalau ayamnya hidup, mie-nya akan habis dimakan atau dipatuk ayam, beliau pun tertawa. 

Rika mengaku bahagia bisa berjualan tanpa meninggalkan anaknya. Dia juga bersyukur bisa mendapat keuntungan walau sedikit.

"Dulu saya bikin hanya satu panci, itu saja habis Alhamdulillah. Sekarang 3 panci besar kadang kurang," jelasnya.

"Yang penting saya tidak rugi. Bisa jualan, jaga anak, bisa beliin jajan anak," terangnya.

Perlu diketahui, bergotong-royong ketika ini belum ada warung mie ayam di rumah Rika. Dia melayani pembeli di dalam rumah yang bisa dibilang sederhana. Mereka bisa memesan lebih dulu via Whatsapp, kemudian akan mengambil sesudah jadi. Tak ubahnya sistem bayar di daerah (COD) dalam penjualan online. Namun, Rika berencana akan segera membuka warung mie ayam di depan rumahnya. Dia sudah mulai membeli mangkok, wadah kecap, meja, dan kursi.

"Kurang bersih-bersih, belum sempat. Suami saya masih bekerja," paparnya.

Bagaimana rasa mie ayam 2.000 di Sragen ini?

Ketika Tribunjateng.com mencicipinya, terasa yummy dan sedap. Tidak berbeda dari mie ayam yang berharga lebih mahal.Cuma memang porsinya sedikit sehingga orang cukup umur tak akan cukup memesan satu mangkuk saja.

Pengakuan serupa juga disampaikan Fira (31), seorang pelanggan Rika yang sore itu tiba mengambil pesanannya. Dia berlangganan alasannya yaitu mie ayam buatan Rika tak hanya murah, tapi niscaya enak.

“Harga murah rasa enak. Mie ayam porsi kecil dengan harga segitu sudah cukup. Kualitasnya elok harganya juga bagus," papar dia.

Artikel Mie Ayam 2000 Di Sragen Sedang Viral Di Facebook, Bagaimana Rasanya? telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Viral Mie Ayam Rp 2.000 di Facebook, Inilah Penjelasan Rika Sang Penjual di Sragen
Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
close